MainPersonal InfoInterestsRandom FactsJournal
August 2005
31 Aug 2005
August Is A Long Month

August is a long month. Went home for ten days and back. Went to KL for another ten and back. Completed four gameweeks with no more than eight available players and still averaged 53 respectable points. Wrote six entries and it's still August.

Oh, BTW, I'm now engaged to a beautiful lady. No rings to show, but engaged nonetheless -- just take my word on this one. Thank you, thank you.

Finished 25 more levels of not pr0n and cheated in about ten of them -- too many riddles will kill you, I can tell you that much.

Posted by at 7:32 PM WIB | Comments (17)
30 Aug 2005
Sebuah Kisah Misteri

"Yuk, ikutan Pertemuan Blogger Misterius! Tidak seperti pertemuan-pertemuan sejenis yang sudah umum diadakan, kali ini temanya adalah misteri. Yak, benar! Misteri! Peraturan utama pertemuan ini: hanya terbuka bagi mereka yang sebelumnya tidak pernah saling bertatap muka langsung di luar dunia maya, atau pernah bertemu dengan maksimal satu orang saja.

"Dengan kata lain, kalau Anda pernah bertemu muka dengan lebih dari satu orang yang namanya telah terdaftar di situs ini, mohon maaf, Anda tidak eligible lagi.

"Masukkan nama dan alamat situs blog Anda di bawah ini. In the meantime, keep blogging and stay mysterious!"

Posted in Fiction 2005 by at 8:38 PM WIB | Comments (1)
29 Aug 2005
Sorry for the Inconvenience

A few weeks back this thing started popping up after my Windows XP boot-up:

ZeroCfgSvc MFC Application has encountered a problem and needs to close. We are sorry for the inconvenience.

Clicked Don't Send and everything worked fine. So I ignored it. Until I noticed that not only did that thingy pop up, the logon process also became slower by the day.

Googled it and found a guy suggesting this latest driver from Dell. Well, mine is an Acer, but I thought, oh, WTH. I was thinking about to re-formatting this notebook anyway, not long ago a brand new shiny thing.

Posted by at 10:53 PM WIB | Comments (0)
18 Aug 2005
Suami Tersayang

Duma Sayang,

Jangan tertawai aku karena menulis surat ini. Ya, ya, aku tahu, memang aneh rasanya nanti ketika engkau membacanya. Terserah, aku tidak peduli. Aku hanya ingin berterima kasih atas segala sesuatu yang telah kau berikan selama ini.

Dibacanya sekali lagi paragraf yang telah ditulisnya dan ia pun tersenyum pahit. Mengapa tidak dari dulu kutulis surat ini, demikian pikirnya. Dengan lincah jemarinya pun bermain di atas keyboard. Pengalaman chatting bertahun-tahun telah memberinya kemampuan ini.

Terima kasih telah menjadi suami yang demikian penyabar. Aku tahu, aku bukanlah istri yang ideal. Setidaknya ideal bagimu. Begitu sering aku egois dan tidak memedulikan perasaanmu. Aku selalu ingin bercerita tentang hariku, sementara apa yang terjadi denganmu jarang menarik perhatianku. Aku ingin kita selalu menuruti usulku, sementara mungkin ada beberapa usulmu yang tak mau kudengar yang lebih baik.

Posted in Fiction 2005 by at 12:31 AM WIB | Comments (2)
17 Aug 2005
Bus Ini Tidak ke Mana-Mana

Kesadaran itu hadir tiba-tiba dan aku panik.

Kutengok kiri dan kananku. Orang-orang dengan kesibukan masing-masing. Bapak berkemeja batik dan anak gadisnya (atau pacarnya; kita tidak bisa memastikan akhir-akhir ini) yang hangat berdiskusi dengan air muka serius. Ibu bercelana panjang jins yang setiap lima menit mengangkat tangan dan mengagumi (atau mengundang orang-orang untuk mengagumi) cincin di jari manisnya. Dua perempuan cilik yang membaca komik sambil tertawa-tawa.

Bus ini tidak ke mana-mana.

Tidakkah orang-orang ini sadar? Akukah satu-satunya?

Aku menjulurkan leher dan memandang rambut gondrong sang pengemudi. Apa yang ada di pikirannya? Duit setoran hari ini? Rumah kontrakan yang harus segera dibayar? Sepatu merah untuk anaknya?

Di belakang pengemudi rambut gondrong, dua orang pemuda bertopi saling bertukar cerita. Film Indonesia terbaru di bioskop? BlackBerry? Betapa indahnya betis mbak-mbak di samping mereka?

Posted in Fiction 2005 by at 2:13 AM WIB | Comments (2)
16 Aug 2005
Whatever for?

Just finished The Casino -- the last of the tetralogy.

The question as always: whatever for? 'Snot like they're gonna gimme money for finishing this kinda stuff.

The Sagittarian in me, that's what.

Tillykke med Fødselsdagen, Christin, Batti, Ninis, and Republik Indonesia!

(Hmm, I'm feeling lucky and it goes to CIA? That figures.)

Current music: none
Current mood: happy

Posted by at 1:01 AM WIB | Comments (0)
05 Aug 2005
Not Pron, Please

Man, is this the hardest riddle available on the internet or what! I'm on level 51 only and look at these tools I've had to use thus far:
- Google -- right, as if you could do anything without it
- Leet Key
- Photoshop and Image Ready
- Winamp
- SONAR
- Cool Edit Pro
- Windows Messenger
- Babel Fish
- Google Earth
- various others I can't mention in the fear of missing out any -- told you I'm so ready for my first award

Impressive, aye?

People like this game's makers are heavens more valuable than those who can't keep their traps shut in forums and mailing lists. As always with life, we have more of the latter around, of course.

See some of you in Jakarta I will.

Current music: Stevie Ray Vaughn - Little Wing
Current mood: happy

Posted by at 8:11 AM WIB | Comments (3)