"Yuk, ikutan Pertemuan Blogger Misterius! Tidak seperti pertemuan-pertemuan sejenis yang sudah umum diadakan, kali ini temanya adalah misteri. Yak, benar! Misteri! Peraturan utama pertemuan ini: hanya terbuka bagi mereka yang sebelumnya tidak pernah saling bertatap muka langsung di luar dunia maya, atau pernah bertemu dengan maksimal satu orang saja.
"Dengan kata lain, kalau Anda pernah bertemu muka dengan lebih dari satu orang yang namanya telah terdaftar di situs ini, mohon maaf, Anda tidak eligible lagi.
"Masukkan nama dan alamat situs blog Anda di bawah ini. In the meantime, keep blogging and stay mysterious!"
Tiga tahun lalu, dua puluh tiga penulis blog berkumpul di sebuah vila misterius di luar kota. Sebagian besar dari mereka tidak pernah saling bertemu di dunia nyata. Reporter majalah, konsultan teknologi informasi, mahasiswi seni rupa, sekretaris, anak sekolah menengah, musisi, calon dokter, pengangguran; mereka datang dari dunia yang berbeda, hanya disatukan oleh dua hal: masing-masing dari mereka aktif menulis blog dan belum pernah bertemu dengan sebagian besar peserta lainnya.
Vila tua di daerah terpencil tanpa sinyal telepon genggam. Latar yang tepat untuk sebuah kisah misteri. Sebelum lama, hujan lebat memadamkan listrik di vila itu dan tanah longsor memutuskan satu-satunya jalan menuju peradaban.
Teriakan sang mahasiswi di tengah malam diikuti oleh ditemukannya tubuh sang musisi tanpa nyawa di kamarnya. Dua puluh tiga penulis blog dan sebuah kasus pembunuhan yang tak pernah terungkap. Tidak ada yang menuliskan peristiwa itu di blog-nya. Lebih dari setengah yang hadir berhenti menulis sejak kejadian itu.
Hingga tiga tahun kemudian sang konsultan memutuskan untuk menggali kembali kasus ini. Tidak ada catatan ataupun foto dari malam nahas itu. Yang tersisa hanyalah arsip lokal dua puluh tiga blog yang masih tersimpan di laptop-nya.
Poirot juga nggak bakalan bisa ini mah.
Lagi dengerin: Evanescence - Bring Me to Life
Lagi ngerasa: gembira
luchu











