Kepala saya pening, menyortir lipogram-lipogram yang masuk, ternyata banyak dan kreatif-kreatif sekali. Jadi, mohon maaf kepada Bapak Indra dan yang lainnya. Besok saya terbitkan lipogram-lipogramnya.
Berhubung kemampuan berbahasa Indonesia saya kian hari kian menurun -- demikian juga kemampuan berbahasa Inggris saya -- dan bulan ini adalah Bulan Kemerdekaan, saya memutuskan untuk menerbitkan tulisan-tulisan selama Agustus dalam Bahasa Indonesia yang (saya usahakan) baik dan (mudah-mudahan) benar.
Berikut adalah hasil evaluasi saya atas penampilan para finalis Rock Star: Supernova malam ini, sesuai urutan tampil mereka.
Patrice Pike - Higher Ground
Sebagai pembuka, penampilan Patrice dapat dikatakan biasa saja. Terutama dengan fokus penonton terebut oleh Tommy Lee yang bermain drum. Meskipun demikian, harus diakui bahwa Patrice cukup rapi dalam membawakan Higher Ground ini dan seharusnya posisinya akan cukup aman hingga minggu depan.
Josh Logan - Santeria
Josh membawakan lagu ini dengan gaya reggae -- sesuatu yang berbeda dan menyegarkan. Namun secara keseluruhan, penampilannya pun tergolong biasa. Sama sekali tidak buruk. Hanya saja, tidak pula menonjol.
Dilana - Can't Get Enough
Penampilan Dilana penuh kejutan -- salah satunya adalah celana yang dikenakannya -- dan menarik. Aksi panggungnya sangat ekspresif tanpa kesan berlebihan dan tanpa membuatnya hilang kendali atas vokalnya yang penuh tenaga. Tetap saja, terlalu banyak tindikan bagi saya.
Toby Rand - Pennyroyal Tea
Penampilan yang sebenarnya cukup bagus. Sayangnya Toby muncul setelah Dilana, yang tampil sangat bagus, sehingga mau tak mau penonton akan membandingkan penampilannya -- Toby kurang diuntungkan di sini.
Zayra Alvarez - 867-5309/Jenny
Zayra -- mulai sekarang akan saya panggil dia Xena Warrior Princess -- tampil seksi dengan kostumnya yang cukup terbuka. Lagu 867-5309/Jenny ini sendiri terdengar asing di telinga saya dan saya mendapat kesulitan untuk mengapresiasinya. Menurut saya, vokal Xena kurang terkontrol dalam penampilannya ini dan dalam beberapa kesempatan, nada yang dinyanyikannya kurang 'kena'.
Magni - Clocks
Supernova menyukai penampilan pria Islandia ini. Saya sendiri merasa kurang bisa menikmati nomor ini. Mungkin karena saya pribadi kurang suka dengan lagunya.
Jill Gioia - Don't You Forget About Me
Saya sependapat dengan Supernova: Jill kurang bisa membawakan lagu ini sebagaimana lagu ini seharusnya dibawakan. Menurut saya, penampilan Jill adalah yang paling lemah malam ini.
Ryan Star - Losing My Religion
Awalnya saya sempat meragukan pilihan Ryan untuk tampil solo dengan piano. Bukankah Losing My Religion dikenal dengan musiknya yang penuh dan berenergi? Namun ternyata penampilan Ryan sungguh luar biasa. Ia dapat menunjukkan kemampuan vokalnya yang tinggi tanpa kehilangan kontrol sedikitpun dan tanpa improvisasi yang terkesan berlebihan. Secara ironis -- karena tampil setelah Jill -- bagi saya, Ryan adalah penampil terbaik malam ini.
Lukas Rossi - Celebrity Skin
Orang-orang sepertinya berpendapat bahwa Lukas adalah salah satu yang berpeluang paling besar dalam kompetisi ini. Sayangnya, malam ini ia tampil sedikit mengecewakan. Entah karena pilihan lagunya, entah karena caranya menyanyi, yang jelas menurut saya, nomor ini membuat vokal Lukas terdengar tidak istimewa -- bahkan cenderung lemah dibandingkan finalis lainnya.
Storm Large - Changes
Setelah nomornya yang menakjubkan minggu lalu, malam ini Storm memilih lagu yang lebih menonjolkan vokal ketimbang aksi panggungnya. Pilihan yang terbukti tepat karena ia tampil prima dengan vokal yang bagus dan terkontrol -- membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan yang cukup lengkap untuk menjadi seorang vokalis rock.
Dana Andrews - Baba O' Reilly
Menurut telinga saya, malam ini vokal Dana adalah yang paling bagus di antara semua finalis. Jika ia dapat melengkapinya dengan penguasaan panggung dan penonton, gadis ini berpeluang besar untuk masuk lima, bahkan tiga, besar.
Penampil terbaik malam ini: Ryan, Storm, dan Dilana.
Prediksi tiga terbawah malam ini: Lukas, Xena, dan Jill -- Jill pulang.
Sedang mendengarkan: Koes Plus - Jemu
Sedang merasa: gembira
Disiarin di stasiun TV mana nih?
Star World, Rabu-Kamis jam 8. Diulang lagi jam 11. Atau 12 ya? Lupa :P
Hahaha.. udah gue benerin, bos. Payah, padahal udah cek en ricek. Btw, gue nulisnya WYSIWYG, jadi O ya dibaca O, wehehehe...
Ngelessss...
Iya deh, he he he. Harap sabar ya nunggu dimuatnya. Dapet instruksi dari yang punya proyek: sehari 2-3 lipogram aja, biar pembaca nggak pusing.
terlepas dari tindikan, DILANA!!
pas episode 1 pas dia nyanyi - muantab!
tp tindikan di dagu yg bisa muter2 itu emang menyeramkan
Lipogram adalah suatu upaya pembunuhan karakter dalam arti sebenarnya. Apa sih sebenarnya motivasi pencetus lipogram?
Bikin kita nggak kerja? Kehilangan waktu makan siang? Apa sih? Apaaaaaa?
Selama tindikannya yang muter-muter sih masih hnggak papa kali ya. Yang serem itu kalo dagunya yang muter-muter. Entar pegel dong tuh dagu.
Wis, bukan saya kok pencetusnya, sumpah!
Gw udah bisa kerja lagi thanx to Didi suridi, canggih, buiten gewoon dan gak mungkin diikutin, akhirnya bebas dari mimpi buruk dan kecanduan lipogram.
Baca di project lipogram sepatu merah itu aja wis, saking banyaknya nanti kan jadi gak kecanduan lagi :).
Buiten gewoon apaan, Son?
Gewoon itu biasa, buiten itu diluar, ya maksudnya ruar biasa lah :)
Bos, bos.. yang kedua mah gak usah dimuat, bos. Bakalan banyak banget susulannya, lhoh. Ente bisa kewalahan, bos. Hehehehhe.....
Itu cuma buat keperluan peribadi, kok. :D
Itu emang istilah di sono apa canggih-canggihnya elu aja, Son?
Bakal tetep gua muat kok, cuma lagi nyicil aja :) Dipirit gitu *gaplek bener* Kecuali kalo Mbak keberatan lho.
Lho, hei?! Kok jadi Dana yang disuruh pulang???
Tapi salut buat Jill, penampilannya di tiga terbawah bagus banget!











